Ada seorang gadis
menyewa rumah bersebelahan dengan kontrakan rumah seorang ibu miskin dengan 2
anak. Suatu malam tiba-tiba listrik padam, dengan bantuan cahaya handphone gadis
itu ke dapur mau mengambil lilin, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu... Ternyata
seorang anak miskin yang disebelah rumahnya!!! Anak itu bertanya dengan risau:
"Kakak, ada lilin tidak?" Gadis itu berfikir : JANGAN PINJAMKAN nanti
jadi satu kebiasaan untuk terus-terusan meminta. Maka si gadis menjawab:
"TIDAK ADA!!" Lalu si anak miskin berkata riang: "Saya sudah
duga kalau kakak tidak ada lilin, ini ada 2 lilin saya bawakan untuk kakak,
Kami khawatir karena kakak tinggal sendirian dan tidak ada lilin." Si
gadis merasa bersalah, dalam linangan airmata, dia memeluk anak kecil itu
erat-erat....
WELCOME IN MY BLOG...
Terima kasih anda telah bersedia mengunjungi blog pribadi saya...Sungguh kehormatan yang begitu besar buat saya... Semoga anda bisa memberikan koment-koment yang berarti buat saya. dan semoga kita bisa belajar bersama untuk memaknai kehidupan
Salam hangat
sandri/akang john
Salam hangat
sandri/akang john
about me
- ABANG JOHN AJAH
- samarinda, kalimantan timur, Indonesia
- aku adalah seseorang yang sedang mencari jati diri, dan pembekalan hidup utk menghadap sang rabb...oleh karna itu, ku selalu belajar, dan terus belajar untuk memaknai hidup,mencoba menyelesaikan permasalahan2 yang ku temui dan sharing kepada orang lain kemudian berbagi kepada orang lain mengenai pengalamanku itu... semoga apa yang ku lakukan dapat bermanfaat bagi orang lain...amien
Rabu, 22 Januari 2014
Pujangga...
Pujangga...
Dia pujangga yang lihai dalam memuja.
Kata_kata indahnya terangkai mudah begitu hidup, begitu lemah lembut.
Menyuarakan isi hati yang tersembunyi terasa membuat suasana mencair kini.
pujangga tak ada lelahnya ia dalam memuja.
Terus dan terus untuk artikan Cinta
cinta murni yang datang dari hati suci
ia terus abadi takkan hilang oleh zaman.
Pujangga ia ucapkan arti cinta yang sebenarnya
tiada lain hanya untuk kekasih hatinya
ketika mereka berdua telah berpadu
itulah yang mereka katakan cinta sebanarnya
Sabtu, 23 November 2013
Kisah SIPUT dan KATAK
Kisah SIPUT dan KATAK
Ada
seekor siput
selalu memandang sinis terhadap katak. Suatu
hari, katak yang kehilangan kesabaran
akhirnya berkata kepada siput:
“Tuan siput, apakah saya telah melakukan kesalahan, sehingga
Anda begitu membenci saya?”
Siput
menjawab: “Kalian kaum katak mempunyai empat kaki dan bisa melompat ke sana ke mari,
Tapi saya mesti membawa cangkang yang berat ini, merangkak di tanah, jadi saya
merasa sangat sedih.
” Katak menjawab: “Setiap
kehidupan memiliki penderitaannya masing-masing, hanya saja kamu cuma melihat
kegembiraan saya, tetapi kamu tidak melihat penderitaan kami (katak).
Dan
seketika, ada seekor elang besar yang terbang ke arah mereka, siput dengan
cepat memasukan badannya ke dalam cangkang, sedangkan katak
dimangsa oleh elang.
Oleh
karenanya sahabatKU syukurilahlah hidupmu seperti apapun itu sebab ALLAH lebih
mengetahui apa yang terbaik dalam hidupmu.
Sabtu, 16 November 2013
Laki-laki dan 4 orang istrinya
Laki-laki dan 4 orang istrinya
Istri ke-1
: Tua dan jelek, biasanya tidak diperhatikan.
Istri ke-2 : Agak cakep, agak diperhatikan.
Istri ke-3 : Lumayan cakep dan cukup diperhatikan.
Istri ke-4: Sangat cakep, sangat diperhatikan dan disanjung-sanjung serta diutamakan!
Waktu pun berlalu begitu cepat dan tibalah saat sang lelaki (suami) tersebut mau meninggal, lalu dipanggilah 4orang istrinya...
Dipanggilah istri ke-4 yang paling cakep dan ditanya...
Istri ke-2 : Agak cakep, agak diperhatikan.
Istri ke-3 : Lumayan cakep dan cukup diperhatikan.
Istri ke-4: Sangat cakep, sangat diperhatikan dan disanjung-sanjung serta diutamakan!
Waktu pun berlalu begitu cepat dan tibalah saat sang lelaki (suami) tersebut mau meninggal, lalu dipanggilah 4orang istrinya...
Dipanggilah istri ke-4 yang paling cakep dan ditanya...
"Maukah ikut menemaninya ke alam kubur?"
Si istri menjawab..."Sorry, cukup sampai di sini saja saya ikut dengan mu..."
Saat dipanggil istri ke-3 dan ditanya hal yang sama, dia pun menjawab..."Sorry, saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat dan paling jauh sampai di rumah duka."
Kemudian dipanggil istri ke-2 dan ditanya hal yang sama... Maka dia pun menjawab,"Baik, saya akan menemanimu tapi hanya sampai ke liang kubur, setelah itu Good Bye."
Si Suami sungguh kecewa mendengar semua itu... Tetapi inilah kehidupan dan menjelang kematian...Lalu dipanggil lah istri ke-1 dan ditanya hal yang sama, si suami tak menyangka akan jawabannya...
"Saya akan menemani ke manapun kamu pergi dan akan selalu mendampingimu..."
Mau tahu apa dan siapa istri ke-1 sampai ke-4 itu?
Istri ke-4 adalah "harta dan kekayaan".
Mereka akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.
Istri ke-3 adalah "teman-teman" kita.
Mereka hanya akan mengantar jasad kita hanya sampai di saat disemayamkan.
Istri ke-2 adalah "keluarga". Saudara dan teman dekat kita.
Mereka akan mengantar kita sampai dikuburkan, dan akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur dan ditutup dengan tanah.
Istri ke-1 adalah "tindakan dan perbuatan" kita selama hidup di dunia. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya...
Berbuatlah banyak kebaikan selama kita masih hidup di dunia ini agar nantinya kita dapat memiliki bekal yang dapat dibawa apabila sudah waktunya nanti...
Si istri menjawab..."Sorry, cukup sampai di sini saja saya ikut dengan mu..."
Saat dipanggil istri ke-3 dan ditanya hal yang sama, dia pun menjawab..."Sorry, saya hanya akan mengantarmu sampai di kamar mayat dan paling jauh sampai di rumah duka."
Kemudian dipanggil istri ke-2 dan ditanya hal yang sama... Maka dia pun menjawab,"Baik, saya akan menemanimu tapi hanya sampai ke liang kubur, setelah itu Good Bye."
Si Suami sungguh kecewa mendengar semua itu... Tetapi inilah kehidupan dan menjelang kematian...Lalu dipanggil lah istri ke-1 dan ditanya hal yang sama, si suami tak menyangka akan jawabannya...
"Saya akan menemani ke manapun kamu pergi dan akan selalu mendampingimu..."
Mau tahu apa dan siapa istri ke-1 sampai ke-4 itu?
Istri ke-4 adalah "harta dan kekayaan".
Mereka akan meninggalkan jasad kita seketika saat kita meninggal.
Istri ke-3 adalah "teman-teman" kita.
Mereka hanya akan mengantar jasad kita hanya sampai di saat disemayamkan.
Istri ke-2 adalah "keluarga". Saudara dan teman dekat kita.
Mereka akan mengantar kita sampai dikuburkan, dan akan meninggalkan kita setelah mayat kita dimasukkan dalam liang kubur dan ditutup dengan tanah.
Istri ke-1 adalah "tindakan dan perbuatan" kita selama hidup di dunia. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya...
Berbuatlah banyak kebaikan selama kita masih hidup di dunia ini agar nantinya kita dapat memiliki bekal yang dapat dibawa apabila sudah waktunya nanti...
“Kisah si Detik”
“Kisah
si Detik”
Alkisah, seorang
pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya.
"Hai jam, apakah kamu sanggup berdetak 31,104,000 kali
selama setahun?"
"Ha?", kata jam terkejut,
"Mana sanggup saya?" "Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?"
"Sebanyak itu? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti
ini?", jawab jam penuh keraguan.
"Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?"
"Dalam satu jam 3.600 kali ? Banyak sekali itu",
jawabnya
dengan ragu.
Tukang jam itu
dengan penuh kesabaran kemudian berbicara kepada si jam,
"Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap
detik?"
"Nah, kalau begitu, aku sanggup!", kata jam dengan
penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali
setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik berlalu dan jam itu sangat luar
biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti
sebanyak 31.104.000 kali.. Ada
kalahnya kita ragu dengan tugas yg begitu berat. Namun, sebenarnya kalau kita
sudah menjalankannya, kita ternyata mampu, jangan pernah kalah sebelum
berperang. SubhanALLAH... "Semoga ALLAH bimbing kita dan menjadikan kita
agar kita senantiasa kuat dan tegar menghadapi segala persoalan yang kita
hadapi. aamiinn "
Senin, 04 November 2013
DIAM ( SILENT)
DIAM SEKETIKA
Entah mengapa mereka begitu,
Sesuatu yang ku rasa ini berbeda
Apakah terjadi suatu hal yang salah
hingga diri ini menjadi bersalah.
Aku tak tahu harus berbuat apa,
ini bukanlah sesuatu yang vital.
Apakah perlu aku ungkapkan
agar menjadi sebuah pembelaan.
Diam,,,selamanyakah harus diam.
diamku semakin lelah untuk kutahan
puncak diamku hampir mencapai ambang.
Semakin kutahan semakin ku tak tahan.
Ketika saat itu tiba,
terucap secuil kata
singkat. namun cukup
menyentuh isi hati,
tegas. namun tetap pelan
dan sopan
Maafkan aku, tak bermaksud menyakiti
tak pula bermaksud sombong diri
ku hanya mencoba jujur pada diri ini.
Agar tiada satupun yang kan tersakiti.
Senin, 14 Oktober 2013
PUZZLE HATIMU
PUZZLE
HATIMU
Tatap wajahmu tersirat pesan yang tak dapat kumengerti apakah
itu.
Terus kumenatap dalam, sedikit sayup pancaran itu mulailah
redup.
Itukah dirimu sesuatu yang penuh teka dan teki sulit untuk
dimengerti.
Ibaratkan puzzle yang butuh waktu lama untuk dapat menjadi
sebuah arti.
Kau tunduk tak ingin melihatku,sekilas itu membuatku takjub.
Kutahu kau ingin menjaga dirimu, dan juga begitulah denganku.
Jika kau berkenan inginku mencoba menyusun puzzle hatimu,
berusaha menyatukan setiap bagian itu,agar ku dapat memahami
siapa dirimu?
Janganlah kau membisu, karena itu dapat membuatku meragu.
Aku tak ingin memaksamu, sebab beginilah caraku agar bisa
mengenalmu
jika kau tetap terus membisu, itu kan membuatku membisu lesu.
Namun inilah kau, terus dengan pendirianmu, diam tanpa suara.
Inilah akhir itu, gagalku memahami puzzle hatimu yang tak
menyatu.
Dan perlu kau tahu, ku tak menyerah dan ku juga tak pasrah.
ku kan mencoba dilain waktu untuk kembali memahami puzzle
hatimu.
Minggu, 13 Oktober 2013
Renunganku disuatu malam
Renunganku disuatu malam
Aku merenung didalam kesendirian malamku?
Ada apakah gerangan hingga ku tunduk terkesan lesu.
Tahukah, Aku malu pada tuhanku, dzat yang menciptakanku.
Aku merenung didalam kesendirian malamku?
Ada apakah gerangan hingga ku tunduk terkesan lesu.
Tahukah, Aku malu pada tuhanku, dzat yang menciptakanku.
Aku terlihat suci namun dibalik itu semua
tersimpan aib yang masih disimpan rapat oleh NYA
aku terlihat baik namun dibalik itu juga
aku terlihat baik namun dibalik itu juga
tersimpan sikap riya ku yang masih disimpan rapat oleh NYA
aku mengenal sikap munafiq?
Namun hal itu pula bisa berbalik padaku.
Aku tak ingin memiliki sifat munafiq.
Namun sifat itu juga sulit ku hindari.
Apa yang harus kulakukan?
Aku begitu lemah didalam pendirian.
Tak kupunya tongkat kuat dalam menahan beban.
Akankah kini ku bertahan?
hanya ALLAH yang menentukan.
Ketika esok malam kembali datang.
Tak ada perubahan yang berarti bagiku
kewajiban yang allah berikan
Namun hal itu pula bisa berbalik padaku.
Aku tak ingin memiliki sifat munafiq.
Namun sifat itu juga sulit ku hindari.
Apa yang harus kulakukan?
Aku begitu lemah didalam pendirian.
Tak kupunya tongkat kuat dalam menahan beban.
Akankah kini ku bertahan?
hanya ALLAH yang menentukan.
Ketika esok malam kembali datang.
Tak ada perubahan yang berarti bagiku
kewajiban yang allah berikan
terkadang berbuah
kelalaian yang terkesan gampang.
Astagfirullahal adziem, kini ku tersadar,
namun bisa saja hal itu terulang.
Inilah iman yang ibarat air dilautan.
Iman yang lemah mudah goyah.
Ya ALLAH kepadaMU hamba sadar akan lemahnya iman ini.
kepadaMU pula hamba sadar akan khilaf dan
Astagfirullahal adziem, kini ku tersadar,
namun bisa saja hal itu terulang.
Inilah iman yang ibarat air dilautan.
Iman yang lemah mudah goyah.
Ya ALLAH kepadaMU hamba sadar akan lemahnya iman ini.
kepadaMU pula hamba sadar akan khilaf dan
kesalahan-kesalahan hamba
diwaktu dulu,
bahkan kepadaMU hamba mengakui inilah diri hamba
bahkan kepadaMU hamba mengakui inilah diri hamba
jauh daripada cahayaMU.
Namun hamba yakin Engkau takkan menyia-nyiakanku. Kami umat rasulullah, kekasihMU yang mulia. Meski kami sering lalai dalam tugas kami, engkau dzat yang mulia selalu menegur kami dengan sesuatu yang halus hingga kami mengerti inilah teguranMU akan kelalaian kami.
Berilah ampun kami, berilah rahmat dan hidayahMU kepada kami agar kami bisa mencapai finish kehidupan untuk dapat keluar dari fananya hidup didunia ini, hingga berjumpa denganMU ya ALLAH yaa tuhan kami.
Namun hamba yakin Engkau takkan menyia-nyiakanku. Kami umat rasulullah, kekasihMU yang mulia. Meski kami sering lalai dalam tugas kami, engkau dzat yang mulia selalu menegur kami dengan sesuatu yang halus hingga kami mengerti inilah teguranMU akan kelalaian kami.
Berilah ampun kami, berilah rahmat dan hidayahMU kepada kami agar kami bisa mencapai finish kehidupan untuk dapat keluar dari fananya hidup didunia ini, hingga berjumpa denganMU ya ALLAH yaa tuhan kami.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)